Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
15 Tips Ampuh Mengatasi Pertengkaran Dengan Pasangan Tercinta

15 Tips Ampuh Mengatasi Pertengkaran Dengan Pasangan Tercinta

Dalam kehidupan berkeluarga takkan terlepas dari berbagai persoalan hidup. Beragam persoalan seringkali muncul karena berbagai faktor, mulai masalah kesalah pahaman, perbedaan pendapat, faktor ekonomi, perselingkuhan, dan sebagainya. Lantas bagaimana solusinya untuk mengatasi pertengkaran dalam rumah tangga? Berikut 15 Tips ampuh untuk mengatasinya:

1. Menghindar

Cara ini sangat tepat dilakukan ketika terjadi pertengkaran dalam rumah tang
ga. Menghindar bukan berarti membiarkan masalah yang terjadi namun untuk memberi ruang pada pasangan anda untuk berpikir secara bijak. Pikiran yang kacau yang diakibatkan pertengkaran akan semakin melebar pada masalah-masalah lainnya maka sangat tepat jika menghindarinya sembari menunggu waktu yang tepat untuk kembali merundingnya.

2. Mengalah

Sangat baik jika anda lebih memilih mengalah dan lebih berpikir bijak dari pasangan anda.  Ketika anda memilih sikap ini, berarti masalah itu bisa saja sudah selesai secara bersamaan atau untuk meredakan situasi hingga keadaan membaik. Rasanya tidak akan rugi ketika kamu lebih memilih mengalah ketimbang memperpanjang masalah yang pada akhirnya justru berakibat kehancuran terhadap hubungan kalian.

3. Meredam Emosi

Emosi yang berlebihan ketika bertengkar mengakibatkan pembicaraan menjadi tidak terkontrol bahkan banyak pembicaraan yang hanya akan melukai perasaan pasangan anda. Luapan amarah yang tinggi juga dapat memicu terjadinya kekerasan dalam rumah tangga akibatnya sangat fatal sekali karena bukan hanya hubungan yang akan hancur tapi bisa berurusan dengan pihak berwajib.

4. Fokus Pada Masalah

Lebih baik anda memfokuskan pada satu topik permasalahan yang timbul pada waktu itu saja. Jangan sampai mengungkit permasalahan yang sudah selesai dihadapi. Carilah sumber pokok permasalahan lalu diskusikan bersama untuk mencari jalan keluarnya agar permasalahan tidak melebar kemana-mana. Selesaikan satu pokok permasalahan dulu  baru kemudian ke  persoalan lainnya.

5. Turunkan Nada Suara

Nada suara yang tinggi ketika terjadi pertengkaran akan sampai pada telinga orang-orang yang ada disekitarnya. Ketika pertengkaran itu didengar orang lain tentu akan berdampak negatif terhadap hubungan keluarga kalian. Sebaliknya menurunkan nada suara saat bertengkar dapat menyembunyikan aib keluarga karena tidak akan didengar oleh orang lain. Selain itu nada suara rendah akan sangat mudah untuk mengontrol emosi sehingga pertengkaran itu tidak memancing emosi yang berlebihan.

6. Saling Intropeksi

Lakukanlah intropeksi terhadap kesalahan masing-masing. Jika permasalahan itu memang timbul dari kekurangan pasangan anda akan lebih baik jika menerima kekurangan itu sembari mengingatkannya bahwa tindakan itu salah. Saling intropeksi diri akan melahirkan komitmen bersama dan keharmonisan dalam ikatan keluarga.

7. Mengakui Kesalahan

Penyebab sebuah pertengkaran seringkali berawal dari sikap pembenaran diri meski kenyataannya tindakannya salah. Suami yang melakukan kesalahan tidak mau mengakui kesalahannya. Istri juga terkadang demikian, dia tidak mau mengerti dan tidak mau diatur oleh suaminya. Jika keduanya tidak mau mengakui kesalahan dan lebih memilih egonya masing-masing, maka persoalan itu tidak akan selesai bahkan akan berakibat fatal.

8. Memaafkan

Memaafkan kesalahan orang lain memang sangat sulit apalagi kesalahan itu sering diulangi. Memaafkan bukan berati menyetujui kesalahan orang lain yang dilakukan terhadap dirinya, akan tetapi memberikan kesempatan kepada pasangan anda untuk memperbaikinya dan tidak mengulanginya dikemudian hari. Jika sikap ini kalian tunjukkan setiap terjadi permasalahan maka akan sulit sekali akan sampai pada pertengkaran. Memaafkan adalah sesuatu yang dapat menguntungkan pada dirinya, orang lain dan juga dapat membawa pada kelanggengan hubungan berumah tangga. 

9. Mengingat Kebersamaan

Mengingat kebersamaan yang telah dilalui bisa mengurangi rasa kekesalan pada pasangan saat bertengkar, apalagi pada usia pernikahan yang lama, tentu banyak hal-hal indah yang telah dilalui bersama. Suka duka mengarungi bahtera keluarga pasti pernah dilalui bersama. Alangkah baiknya semua itu diingat untuk meredakan pertengkaran.

10. Memberikan Sentuhan Hangat

Berikan sentuhan hangat terhadap pasangan anda seraya meminta maaf atau memaafkan dengan tulus. Lakukan dengan memegang tangannya, menciumnya, memeluknya atau menangis disampingnya. Pembicaran yang disertai dengan sentuhan akan lebih meyakinkan pasangan anda bahwa anda serius untuk menyelesaikan persoalan itu dengan sungguh-sungguh.

11. Memikirkan Akibatnya

Sebelum bertengkar alangkah baiknya memikirkan akibat yang akan terjadi. Anak dan keluarga adalah orang yang paling besar akan merasakan dampak buruk dari pertengkaran itu, apalagi sampai terjadi penceraian. Beberapa orang bilang kalau pertengkaran itu bumbu dari pernikahan, semakin banyak bumbunya maka akan semakin baik karena setelah pertengkaran selesai hubungan akan semakin harmonis. Ini adalah pemikiran yang salah, justru sebaliknya banyaknya permasalahan akan memunculkan banyak masalah baru misalnya, memberikan pelajaran buruk terhadap anak, rasa trauma, pesimis, pemarah, perselingkuhan dan sebagainya.


12. Meminta Pihak Ketiga

Sebenarnya sikap ini tidak perlu dilakukan jika masalah itu hanya masalah kecil. Sikap ini dilakukan jika berbagai hal sudah dilakukan berdua namun tidak dapat menghasilkan perdamaian justru hubungannya semakin lama semakin memburuk. Jika demikian maka mintalah kerabat dekat yang disegani untuk menjadi penengah keduanya. Kerabat yang mampu memberikan pengertian, rasa damai dan kembali dapat mempersatukan hubungan keduanya.

13. Memikirkan Anak

Berbicara soal anak tentu yang utama bagi pasangan suami istri. Anak adalah segalanya bagi keduanya. Maka pikirkan kembali dampak buruknya terhadap anak sebelum memulai pertengkaran apalagi anak kalian masih dalam masa pertumbuhan tentu akan berakibat buruk terhadap mental dan masa depannya.

14. Tidur

Ketika terjadi pertengkaran pilihlah untuk tidur. Faktor kurang tidur bisa jadi penyebab sebuah pertengkaran. Kualitas tidur yang buruk membuat seseorang akan mudah marah. Ini disebabkan oleh urat-urat yang menegang pada tubuh membuat sistem peredaran darah kurang lancar dan membuat kerja jantung jadi lebih berat.

15. Beribadah

Jika semua diatas telah dilakukan maka solusi terakhir  kembalikan pada Tuhan. Mintalah petunjuknya agar diberikan jalan yang terbaik untuk kedepannya.
Read More
Tips Agar Suami Tidak Selingkuh dan berpaling dari anda

Tips Agar Suami Tidak Selingkuh dan berpaling dari anda




Seorang istri pasti berharap memiliki suami yang setia. Suami yang tidak selingkuh dengan wanita lain dibelakangnya. Suami yang selalu mencintai keluarganya. Suami yang tahan godaan terhadap wanita lain ketika dirinya sudah tidak secantik dulu. Suami yang hanya mencari uang untuk kebutuhan keluarganya bukan untuk dibagi-bagikan dengan wanita lainnya. Intinya segala kebahagiannya tidak mau dibagi dengan wanita lain.


Terus bagaimana tipsnya?

1. Menghargai Suami

Suami adalah kepala rumah tangga untuk istri dan anak-anaknya. Menjadi kewajiban bagi istri untuk menghargai suami. Banyak terjadi perselingkuhan dalam keluarga dikarenakan suami istri sudah tidak menunjukkan sikap saling menghargai. Menghargai suami juga harus menghargai teman, sahabat, kerabat dan keluarganya. Ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan secara utuh.

Dalam menghargai suami, istri tidak boleh meminta haknya untuk dihargai pula. Suami yang merasa dirinya merasa dihargai akan sebaliknya akan juga menghargai istrinya. Dia akan berpikir ulang untuk berselingkuh jika istrinya sudah sangan menghargainya. Lebih dari itu ikatan keluarga akan semakin utuh. Istri yang baik tidak harus meminta hak-haknya diberikan namun dia hanya berpikir bagaimana dirinya mampu melakukan kewajiban-kewajibannya sebagai istri. Jika semua kewajibannya sudah dilakukan dengan baik maka dengan berjalannya waktu hak-haknya sebagai istri akan didapatkan.

2. Memberikan Pujian

Suami akan merasa senang ketika mendapatkan pujian dari orang lain apalagi yang memujinya adalah istrinya sendiri. Pernikahan terjadi karena dasarnya terbentuk dari saling memberikan pujian antara keduanya hingga memutuskan untuk menikah. Pujian sangat penting sebagai bentuk dukungan istri pada suami. Lebih banyak pujian maka akan lebih baik lagi.

Hindari sikap kecewa ketika suami gagal dalam menjalankan tugasnya. Istri tetap harus memujinya agar suami tetap optimis. Jika tidak maka bisa berakibat buruk. Suami butuh dukungan meski hanya pujian semata. Jika bukan istri terus siapa lagi! karena istrilah sebagai tempat bersandarnya ketika ada masalah. Jangan sampai wanita lain yang memujinya ketika suami gagal dalam usahanya karena perselingkuhan bisa terjadi akibat suami kurang mendapatkan pujian dari istrinya bahkan lebih banyak mendapatkan pujian dari wanita lain.

3. Memberikan maaf atas kesalahannya

Dalam hidup berumah tangga akan benyak dihadapkan dengan permasalahan hidup. Salah satunya dari kesalahan yang dilakukan oleh suami. Menjadi kodrat manusia tidak akan luput dari melakukan kesalahan. Istri yang menjadi orang terdekatnya harus menjadi orang pertama yang mampu memberikan maaf atas kesalahan suaminya baik kesalahan yang dilakukannya terhadap orang lain atau pada dirinya.

Memberikan maaf memang sangat berat apalagi kesalahan itu sering kali diulangi. Disinilah pentingnya kesiapan mental sebelum menikah. Istri juga harus mampu menyembunyikan kesalahan suaminya pada orang lain. Simpanlah keburukan-keburukannya menjadi galeri pribadi. Berusahalah untuk selalu memaafkannya dan tidak membesarkan persoalan yang sepele. Suami yang tidak mendapatkan permaafan dari istrinya sangat rentan sekali putus asa. Maka ketika dia sudah dalam keputus asaan yang tinggi tak jarang lelaki melabuhkannya dengan hal-hal yang buruk mulai dari selingkuh sampai bunuh diri.

4. Memberikan kehangatan setiap saat

Seorang istri harus mempu meberikan kehangatan setiap saat terhadap suaminya. Caranya dengan menunjukkan sikap yang mampu membuat suaminya merasa senang. Lakukanlah sesuatu yang sifatnya kejutan atau hal-hal kecil lainnya yang dapat menghangatkan suasana.

Kebahagiaan dalam rumah tangga bukan hanya tercipta karena materi yang melimpah. Kenyamanan hidup dengan pasangan menjadi faktor kebahagiaan tersebut. Tunjukkan perhatian terhadap suami anda lebih-lebih ketika berada diluar rumah. Tanyakan kabarnya melalui sms atau telepon misalnya mengingatkannya untuk makan tepat waktu dan sebagainya. Tapi jangan berlebihan hingga mengganggu pekerjaannya. Banyak hal sebenarnya yang mampu membuat hangat suasana hubungan kalian tergantung kepandaian anda memilih waktu dan memanfaatkannya sebaik mungkin.

5. Saling Terbuka 

Sikap saling terbuka menjadi faktor penting dalam keutuhan berumah tangga. Terbukalah dengan pasangan anda tentang sesuatu yang tidak disenangi. Mulai dari aktifitas sehari-hari sampai dengan masalah hubungan intim. Katakan apa yang memang itu benar dan harus dilakukan oleh pasangan anda.

Mintalah juga kepada pasangan anda untuk mengungkapkan tentang kekurangan anda. Apa semestinya yang harus anda lakukan untuk membuatnya merasa nyaman. Sikap tertutup mengartikan tentang kebohongan dan sangat merugikan, sebaliknya sikap terbuka mengartikan kejujuran yang berdampak positif terhadap keutuhan hubungan suami istri.

Saling terbuka juga bisa ditunjukkan dengan berdiskusi sebelum melakukan sesuatu. Ini sangat penting agar ketika ada permasalahan lanjutan tidak saling menyalahkan. sikap ini juga akan melahirkan sebuah komitmen bersama untuk kedepannya.

6. Memberikan kebutuhan jasmani dan rohani dengan baik

Faktor terbesar dari perselingkuhan adalah karena kurangnya pelayanan seorang istri pada suaminya. Istri yang cerdas akan memiliki berbagai macam cara agar suaminya merasa puas dalam pelayanan dirinya baik dalam kebutuhan jasmani dan rohaninya.

Kebutuhan jasmani bisa juga diartikan kebutuhan yang berkaitan dengan kepuasan lahiriyah/fisik manusia. Misalnya menyiapkan makanan, pakaian dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang berkaitan dengan kepuasan batin misalnya memberikan kasih sayang, rekreasi, beribadah dan hal lainnya yang berkaitan dengan perasaan. Jika kepuasan ini salah satunya tidak dipenuhi maka jangan salahkan jika suami anda kemudian berpaling kepada wanita lain.
Read More
Tips Membangun Rumah Tangga Bahagia

Tips Membangun Rumah Tangga Bahagia



Membangun sebuah rumah tangga bahagia adalah harapan setiap orang. Pernikahan diharapakan mampu membuat kehidupan seseorang lebih bahagia bukan malah sebaliknya membuatnya merasa sengsara dan terbebani.Berikut beberapa cara wafa membangun rumah tangga bahagia:



  1. Saling Percaya. Inilah kunci pertama dalam membina rumah tangga bahagia. Saling percaya antara pasangan menjadi pondasi awal. Tidak saling mencurigai antara satu sama lain. buatlah merasa percaya dalam hati anda. buanglah rasa curiga ketika pasangan berada diluar rumah. apa gunanya menaruh rasa curiga jika pada akhirnya akan membuat sakit hati. namun jangan menutup mata, telinga atau mulut ketika tingkah laku pasangan kita mulai berubah. lihatlah, dengarkan dan berbicaralah apa yang sebenarnya terjadi. apakah terkait dengan suatu pekerjaan atau hal lainnya. jika dalam hubungan sudah tercipta saling percaya maka akan berakibat buruk terhadap kelanjutan hubungan kalian, akibatnya sering terlibat pertengkaran, acuh tak acuh bahkan bisa berakibat pada perceraian.
  2. Saling Menghargai.  inilah sikap yang harus dimiliki meski prakteknya bisa dibilang cukup sulit. saling menghargai berarti kita harus menjaga sikap, kata, dan perasaan. Dalam diri seseorang pasti mempunyai banyak kekurangan maka setelah memutuskan untuk menikahinya anda harus menerima segala kekurangannya. sikap saling menghargai akan menciptakan kepercayaan yang tinggi dalam melakukan segala hal. sebaliknya jika tidak saling menghargai akan timbul berbagai persoalan. mulai sikap pesimis, merasa kesepian, kurang perhatian dan hal buruk lainnya. maka hargailah suamimu sebagaimana kamu menghargai diri kamu sendiri dan sebaliknya suami juga harus demikian. buanglah rasa egois merasa paling benar dalam semua tindakannya. berikanlah pengertian dengan halus ketika menjumpai pasangan anda berbuat kesalahan.
  3. Saling Mendukung. Dalam kehidupan berumah tangga tanpa adanya saling medukung antara pasangan sulit rasanya untuk hidup lebih baik. alih-alih bahagia justru akan timbul masalah besar dan saling menyalahkan. cobalah diskusikan setiap langkah yang akan dijalani jika hal itu memang untuk kebaikan maka dukunglah namun jika tidak berdiskusilah lagi hingga akhirnya dapat menemukan jalan yang lebih baik. dukunglah secara totalitas baik dalam segi kata, sikap, finansial dan sebagainya. apapun akhir dari yang direncanakan harus dapat diterima. ketika keadaan dalam rumah tangga tertimpa musibah atau kaitannya dengan keuangan yang lemah maka dukungan dari pasangan sangat penting untuk menumbuhkan kembali rasa percaya diri bangkit dari keterpurukan.
  4. Saling Memaafkan. Sikap memaafkan terhadap kesalahan orang lain adalah keharusan. Jika anda tidak memilikinya maka akan sangat merugi sekali. apalagi memaafkan kesalahan pasangan kita sendiri yang setiap harinya kita hidup satu atap dengannya. bayangkan jika ada suatu permasalahan terus langkah kita acuh tak acuh, tidak mau memaafkan, saling menyalahkan dan sebagainya maka dampaknya jika dibiarkan terus menerus akan timbul pesoalan yang lebih buruk yaitu perceraian. maafkanlah kesalahan pasanganmu dalam sesuatu kesalahan yang wajar artinya kesalahan-kesalahan kecil. beda dengan kesalahan besar yang berkaitan dengan perselingkuhan, penghianatan, penipuan atau melakukan kesalahan yang merugikan banyak orang. disini sikap anda harus bijak untuk memberinya kesempatan atau tidak.



Read More