10 Tips Ampuh Mengatasi Anak Nakal


Mengatasi anak nakal memang sangat sulit apalagi sudah besar. Butuh kesabaran dan tekad yang kuat untuk menjadikan anak kembali memiliki kepribadian yang baik. Semua itu tanggung jawab besar orang tua. Kebaikan dan keburukan anak tergantung bagaimana orang tua mendidiknya, jika didikan yang diberikannya baik tentu hasilnya juga baik bagitupun sebaliknya jika didikan yang diberikan buruk maka hasilnyapun buruk. 



Diibaratkan anak sebagai penumpang maka orang tualah sebagai sopirnya, keselamatan penumpang sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengemudi. Kalau sopirnya handal dalam mengemudi maka penumpangnya akan selamat sampai tujuan namun jika pengemudinya tidak handal bisa jadi penumpangnya tidak selamat. Disinilah peran besar orang tua untuk menjadikan anaknya sukses atau gagal dimasa yang akan datang. 

Untuk itu tindakan yang dilakukan orang tua dalam mendidik anak nakal harus tepat. Jangan sampai melakukan kesalahan-kesalahan fatal sehingga membuat anak jadi lebih bandel dari sebelumnya. Berikut 10 Tips ampuh mengatasi anak nakal:   

1. Memberi contoh yang baik

Berikan contoh yang baik terhadap anak agar dia mau menuruti perintah anda. Jangan berikan contoh buruk di depan anak karena hal itu akan mudah ditiru. Kebanyakan anak nakal karena faktor meniru sikap dari orang tuanya yang salah sehingga ketika disuruh dia akan berontak. Jadilah orang tua sebagai cermin pribadi yang baik oleh anak sehingga tanpa disuruhpun anak akan mengikutinya. 

Bagaimana anda bisa mengubah sikap buruk anak jika anda sendiri dipandang buruk dimata anaknya

2. Jangan memanjakan anak

Terlalu memanjakan anak bisa berakibat buruk terhadap perkembangannya. Sikap manja yang sudah melekat pada anak akan membuat dirinya merasa mudah dalam memiliki dan melakukan sesutu yang diinginkan. Jika apa yang diinginkannya tidak terpenuhi maka anak akan menjadi pembangkang terhadap orang tunya. Dia akan sulit diatur jika kemaunnya tidak dituruti.

3. Lakukan pendekatan yang baik


Hanya pendekatan yang baik akan mampu membuat anak menjadi lebih baik. Ketika anak berbuat salah maka langkah orang tua harus melakukan pendekatan yang baik agar anak mau diatur. Lakukan dengan lemah lembut yang sekiranya anak merasa lebih dihargai dan diperhatikan.

4. Tidak memberi label anak nakal

Ketika anak berbuat salah kemudian anda memberinya predikat nakal maka kepercayaan anak akan menurun apalagi anda melakukannya didepan banyak orang. Jangan pernah memberinya sebutan yang tidak pantas karena hal itu hanya akan membuat dirinya merasa putus asa untuk berubah menjadi anak yang lebih baik.  


5. Membuat tanggung jawab

Berikan tanggung jawab terhadap anak ketika ada di dalam atau di luar rumah. Mulailah memberikan tanggung jawab dari hal-hal yang kecil sesuai umur anak. Sebagai contoh pembiasaan menaruh peralatan sekolah pada tempatnya, membersihkan tempat tidur sehabis bangun tidur, mencuci piring sehabis makan atau tanggung jawab lainnya. Anak yang sejak dini terbiasa dilatih tanggung jawab maka ketika dewasa hidupnya akan mandiri dan penuh tanggung jawab. 

6. Memilih teman yang baik

Memilih teman yang baik untuk anak cukup dengan mengasiwasinya. Awasi teman-teman dekatnya dan berikan pengertian untuk melakukan hal-hal yang positif dan menjauhi sesuatu yang dapat merugikan orang lain. Teman mempunyai pengaruh besar, jadi berikan pengertian kepada anak untuk memilih teman yang baik dan menjauhi teman yang dapat menjerumuskan kepada susuatu yang negatif.  

7. Mendidikan secara agama


Pendidikan agama sangatlah penting dan jadi yang utama. Didikan agama yang kuat sejak kecil mempunyai pengaruh yang besar terhadap perkembangan masa depannya. Didalam agamalah semua norma-norma diajarkan untuk menjadi manusia yang baik. Manusia yang mampu membedakan tingkah laku yang baik dan buruk. Orang tua harus memasukkan anak ke lembanga formal atau non formal jika dirinya merasa tidak sanggup mendidik secara agama karena keterbatasan pengetahuan yang dimilikinya, 

8. Berikan pengawasan

Lakukan pengawasan yang ketat ketika anak keluar dari rumah. Tanyakan dengan siapa mau pergi, tujuannya kemana, apa yang akan dikerjakan, pulang jam berapa. Pengawasan ini dilakukan agar anak merasa diawasi dalam melakukan tindakan-tindakan yang salah sehingga dia akan takut melakukannya. 

9. Memberikan hukuman

Memberikan hukuman ketika anak berbuat salah merupakan langkah yang tepat agar anak tidak lagi mengulangi kesalahan. Orang tua dalam memberikan hukuman itu harus yang mendidik. Jangan melakukan tindakan kasar yang dapat mencederai anak. Berbagai bentuk hukuman selain kekerasan yang dapat dilakukan oleh orang tua, misalnya: mengurangi jatah jajan sekolah, melarangnya bermain, tidak memberikan sesuatu yang dimintanya, dan bentuk hukuman lainnya yang sekiranya dapat membuat anak jera.

10. Memberikan Reward

Berikan hadiah ketika anak mendapatkan prestasi agar dia lebih bersemangat lagi menjadi lebih baik. Besaran reward disesuaikan dengan prestasi yang diraih oleh anak artinya jangan sampai berlebihan. Bentuk pemberian reward ini juga disesuaikan dengan prestasi anak sehingga dapat menunjang prestasinya. 

(Baca Juga: Tips Membangun Rumah Tangga Bahagia)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10 Tips Ampuh Mengatasi Anak Nakal"

Posting Komentar